Jawaban Pertanyaan UAT

Nama                    : Hesthi Setyoprathiwi

NIM                       : P056090123.32E

Angkatan             : E-32

Jawaban Pertanyaan :

1. Apa yang membedakan pengembangan software dengan pengembangan sistem informasi? Jelaskan!

Pengembangan software merupakan salah satu bagian kegiatan untuk pengembangan sistem informasi secara keseluruhan. Pengembangan software terdiri dari kegiatan 1) analisa kebutuhan, 2) perancangan software dan 3) implementasi software yang telah dibuat. Sedangkan Rekayasa sistem informasi juga mencakup ketiga kegiatan tersebut, namun yang paling penting dari rekayasa sistem informasi adalah tahap proyek manajemen. Rekayasa Sistem Informasi melibatkan perangkat lunak (software), perangkat keras (hardware), sumber daya manusia, jaringan, dan kebijakan. Berikut adalah tahapan rekayasa software dan rekayasa sistem informasi :

Dalam pembuatan software terdapat beberapa model, yaitu :

–          Code and Fix

–          System Development Life Cycle (SDLC)

–          Prototype

–          Spiral

Sementara untuk proyek manajemen terdiri dari lima tahapan, yaitu :

–          Perumusan masalah (Initiating/Defining)

–          Perencanaan (Planning)

–          Pelaksanaan (Executing)

–          Kontrol (Controlling)

–          Penyelesaian (Closing)

2. Seringkali terjadi suatu kesalahan besar yang berakibat fatal pada organisasi, ketika mereka melakukan pengalihan/konversi dari sistem lama ke suatu sistem yang baru. Jelaskan mengapa fenomena ini terjadi! Jelaskan pula berbagai cara dalam pengkonversian sistem, dengan berbagai asumsinya agar kesalahan tersebut tidak terjadi!

Kegagalan sering terjadi akibat dipaksakannya penggunaan sistem baru dalam organisasi tersebut, walaupun organisasi tersebut belum siap secara keseluruhan. Penggunaan sistem baru hendaknya dilakukan jika organisasi telah memiliki kesiapan baik dari sisi hardware, software dan service maupun dari segi sumber daya manusia yang akan menjalankan sistem tersebut. Harus dilakukan evaluasi terlebih dahulu tentang kesiapan penerimaan dan penggunaan sistem baru.

Faktor yang harus diperhatikan pada hardware antara lain faktor performance, biaya, dapat diandalkan, compatibility, ergonomics, konektivitas dan sesuai kebutuhan software. Faktor yang harus dievaluasi pada software adalah kualitas, efisiensi, fleksibilitas, keamanan, konektifitas, perawatan, dokumentasi dan hardware yang dibutuhkan untuk pengembangan software. Sedangkan dari sisi service yang perlu dievaluasi adalah penampilan, pengembangan sistem, perawatan dan konversi sistem.

Kunci keberhasilan dari pengembangan sistem baru dan untuk menghindari terjadinya kesalahan yang berakibat fatal adalah sebagai berikut :

–          Testing, harus dilakukan untuk menguji keberhasilan sistem yang telah disiapkan dengan kesesuian penggunaannya di perusahaan.

–          Konversi data, harus dapat dilakukan dengan baik karena data dari sistem lama pasti masih dibutuhkan perusahaan sehingga harus dapat ditransfer dan digunakan pada sistem baru.

–          Dokumentasi, merupakan bagian penting dari proses implementasi. Contoh dari dokumentasi antara lain display screen, form, laporan untuk contoh data entry.

–          Training, merupakan aktivitas implementasi yang vital. Sistem yang sangat baik sekali pun tidak akan berjalan tanpa didukung sumberdaya manusia yang paham dan dapat menjalankan sistem baru tersebut.

Untuk menghindari kesalahan, maka konversi sistem baru juga harus dilakukan dengan strategi yang tepat, sesuai dengan keadaan organisasi yang akan menggunakan sistem tersebut.  Terdapat empat bentuk umum konversi sistem, yaitu :

–  Direct Convension

Strategi ini merupakan strategi paling simple, namun yang paling mengganggu bagi perusahaan terutama jika perusahaan belum siap menerima sistem baru.

Sumber : O’Brien and Marakas (2010)

Pada strategi ini sistem lama langsung dimatikan dan sistem bau diterapkan pada saat bersamaan. Walaupun strategi ini merupakan solusi yang paling mudah dan murah jika sistem baru sudah sangat diperlukan dan tidak dimungkinkan diterapkan dua sistem pada saat bersamaan, namun startegi ini paling beresiko mengalami kegagalan.

–  Parallel Convertion

Pada strategi ini sistem lama dan sistem baru dijalankan bersama-sama sampai dengan pengguna sistem dan kordinator proyek benar-benar yakin bahwa sistem baru berfungsi dengan benar dan sistem lama tidak lagi dibutuhkan. Walaupun memiliki resiko rendah, penggunaan strategi ini membutuhkan biaya paling tinggi.

Sumber : O’Brien and Marakas (2010)

–  Pilot Convertion

Pada strategi ini dimungkinkan jika sistem baru akan diterapkan di lebih dari satu lokasi. Pilot Convertion memungkinkan konversi sistem baru menggunakan metode direct atau parallel, pada satu lokasi. Keuntungan dari strategi ini adalah suatu lokasi dapat memilih strategi yang sesuai kondisi organisasi, namun dengan resiko kehilangan waktu yang kecil. Ketika konversi di lokasi Pilot sudah selesai, maka dilakukan evaluasi permasalahan sehingga diharapkan permasalahan tersebut tidak akan terjadi lagi di lokasi lain.

Sumber : O’Brien and Marakas (2010)

–  Phased Conversion

Disebut juga strategi konvensi bertahap, merupakan stragi yang berupaya mengambil kelebihan dari konvensi direct dan parallel dengan meminimalkan resiko yang terjadi. Dengan tambahan pendekatan pada konversi yang memungkinkan sistem baru diterapkan sebagai seri komponen fungsi yang secara logika dapat meminimalkan gangguan pada end user dan bisnis proses. Walaupun menimbulkan resiko lebih rendah, strategi ini menghabiskan waktu paling lama dan terus menerus dapat mengganggu organisasi.

Sumber : O’Brien and Marakas (2010)

3. Apa urgensi maintainability dari suatu software? Jelaskan!3

Software maintainability adalah kemampuan suatu program komputer dapat dipertahankan pada bentuk awalnya dan dapat dikembalikan ke bentuk tersebut jika terjadi kegagalan. Kemampuan software diperbaiki dan digunakan kembali seperti semula dapat mengurangi tingkat pembelian software sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas software yang digunakan. Aktivitas dari perbaikan (maintanance) adalah :
– penyempurnaan (perfective)                  : 50%

– perbaikan (corrective)                             : 21%

– penyesuaian (adaptive)                           : 25%

– pencegahan kerusakan (preventive)    : 4%

4. Apa yang saudara ketahui tentang ERP (enterprise resource planning) dan bagaimana implementasi sistem informasi yang berbasiskan ERP. Jelaskan!

ERP (enterprise resource planning) adalah sebuah sistem informasi perusahaan yang dirancang untuk mengkoordinasikan semua sumber daya, informasi dan aktifitas yang diperlukan untuk proses bisnis lengkap.  ERP juga dapat diartikan sebagai software yang mengintegrasikan semua departemen dan fungsi suatu perusahaan ke dalam satu system komputer yang dapat melayani semua kebutuhan perusahaan, baik dari departemen penjualan, HRD, produksi atau keuangan.

Berikut komponen aplikasi umum dari system ERP adalah :

–          Rencana produksi (production planning)

–          Logistik terintegrasi (integrated logistics)

–          Akunting dan Finansial (accounting and finance)

–          Sumber Daya Manusia (Human Resources)

–          Distribusi penjualan dan manajemen order (sales distribution, order manajemen)

Keuntungan dari ERP adalah :

–          Kualitas dan efisiensi

–          Pengurangan biaya

–          Pengambilan keputusan

–          Kepandaian perusahaan

Faktor yang menyebabkan kegagalan penerapan ERP antara lain :

–          Meremehkan kompleksitas perencanaan, pengembangan dan pelatihan.

–          Kegagalan melibatkan karyawan yang berperan dalam perencanaan dan pengembangan

–          Mencoba melakukan banyak hal dalam waktu singkat

–          Tidak cukup pelatihan pada tugas-tugas baru

–          Kegagalan dalam konversi data dan pengujian yang cukup

–          Kepercayaan terlalu tinggi pada perusahaan vendor atau konsultan ERP

Sumber Informasi :

O’Brien, James A. and George M. Marakas. 2010. Introduction to Information Systems, 5th ed. Mc. Graw-Hill/Irwin. New York.

http://www.businessdictionary.com/definition/insourcing.html

http://www.wikipedia.com

Perancangan Sistem Informasi

Analisa

Perancangan

Implementasi



Skip to toolbar